“Hati-Hati, Kepik Kecil!”

Ditulis oleh: Jack Tickle

kadodepok.com — Suatu hari, di sebuah hutan, hiduplah seekor Kepik Kecil. Kepik Kecil sedang belajar terbang. Akan tetapi ia belum terlalu pintar. Maka ia berlatih sepanjang hari dan juga sepanjang malam.

“Bip… bop… bump”, Kepik Kecil berlatih sambil menabrak bunga-bunga.

“Ooops! Eee! Aagh!” Teriak Kepik Kecil terjatuh dari sebuah bunga.

Keesokan harinya, Kepik Kecil memanjat tebing batu dan meloncat tinggi sekali. “Wheeeeeeeeeeeeeeee!”

Tapi…

Kepik Kecil bergelundungan dan jatuh ke kepala Gajah.

“Toooooooot!”, teriak Gajah terkaget.

“Hati-Hati, Kepik Kecil!” Seru gajah.

“Ups!” Kata Kepik Kecil. “Maafkan Aku.”

Kepik Kecil pun turun dari belalai Gajah.

“Aku tidak akan menyerah, aku akan terus belajar terbang,” teriak Kepik Kecil, dan ia pun terjatuh menuju rerumputan.

Kepik Kecil terjatuh ke arah Harimau, ia memantul-mantul dari perut ke ekor Harimau.

“Hati-Hati, Kepik Kecil!” Teriak Harimau.

“Wah! Perut yang empuk!” Kata Kepik Kecil sambil menggelitik perut Harimau.

“Berhenti menggelitikku!” Seru Harimau sambil mengibaskan ekornya. Kepik Kecil pun terlempar dan sepertinya ia akan jatuh ke sungai.

“Eeeeeh!” Kepik Kecil berteriak kencang ketika ia terlempar menuju sungai.

Kepik Kecil sempoyongan menabrak hidung seekor Buaya. “Tuing… tuing…”

“Hati-Hati, Kepik Kecil!” Kata buaya sambil tersenyum.

Akan tetapi, Kepik Kecil sudah memantul lagi menuju pepohonan.

Kepik Kecil memantul-mantul menuju pisang milik seekor monyet.

“Hati-Hati, Kepik Kecil!” Seru monyet sambil memonyongkan bibirnya. “Ooo-ooo!”

Di hadapan Monyet, Kepik Kecil mulai terisak. “Oh, ini buruk sekali!”

“Hari ini aku baru belajar terbang, malah menimpa Gajah.”

“Menggelitik perut Harimau.”

“Menabrak Buaya…”

“Dan sekarang, aku mendarat di pisang milikmu!”

“Aku tidak akan pernah bisa belajar terbang!” Kata Kepik Kecil sambil terus terisak.

“Oh, ayo lah, coba sekali lagi!” Kata Monyet.

“Mencoba lagi?” Pikir Kepik Kecil.

Lalu, Kepik Kecil pun mencoba mengepakkkan sayap mungilnya dengan seluruh kekuatannya. Kepik Kecil pun tidak tampak bergoyang-goyang atau sempoyongan atau gemetaran. Ia pun meluncur lurus, naik, naik, naik, menuju langit. Hingga…

“Lihat, aku TERBANG!”

“Hati-Hati, Kepik Kecil!” Teriak monyet melihat Kepik Kecil tepat di belakang seekor Beruang.

Kepik Kecil pun menukik.

-TAMAT-

(Sumber: Penerbit: Erlangga for Kids)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *